Archive for February 6th, 2008

February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

A

Read original post at orakanggo blog



February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

Internet di warnet atau di rumah anda terasa lambat? Jangan buru-buru menyalahkan provider nya, tanya dulu diri anda sendiri. Apa yang paling banyak anda konsumsi sehari-hari? Jika anda terbiasa ber-email dengan yahoo mail atau gmail, berburu berita di www.news.com, atau bertransaksi di ebay atau amazon, maka tetap nikmatilah kecepatan akses yang anda miliki dan berhentilah mengomel.

Sedikit ilustrasi, internet yang anda (dan kita) nikmati setiap hari berasal dari sebuah internet service provider atau ISP. ISP ini menyalurkan koneksi internet dari backbone internet dunia ke PC atau laptop di hadapan anda. Ada ratusan ISP di Indonesia, dan kabar baiknya mereka saling terhubung satu sama lain, yang disebut dengan IIX (Indonesia Internet eXchange). Jadi jika anda adalah pelanggan ISP A, dan ingin mengambil suatu data atau konten dan pelanggan ISP B (dimana ISP A dan ISP B adalah ISP Indonesia) maka jalur yang ditempuh akan sangat dekat. Karena diantara ISP A dan ISP B saling berhubungan secara langsung. Akan berbeda cerita jika anda ingin mengambil suatu konten dari Amerika misalnya. Maka jalur yang akan ditempuh akan sangat jauh. Analogikan dengan perjalanan darat. Semakin jauh jarak yang ditempuh waktu yang diperlukan semakin lama juga bukan?

Nah, solusi cemerlang yang muncul ditengah mahalnya jalur internet internasional (yang sering dituding menjadi biang kerok mahalnya ongkos warnet) adalah dengan menggalakkan konten lokal.

Apa itu konten lokal? Dia adalah resource yang disimpan di ISP lokal. Singkatnya dengan memanfaatkan interkoneksi antar ISP atau IIX, maka mengangkses konten lokal akan sangat menghemat bandwidth kita, dan jelas sekali imbasnya adalah pada kecepatan akses yang akan kita peroleh.

Apa saja yang bisa menjadi konten lokal?
Email, news, blog, jurnal atau mesin pencari adalah source-source yang saya maksudkan. Saya sama sekali tidak melarang anda mengakses Yahoo, Google dan lainnya, karena saya sendiri pun melakukannya. Namun sebisa mungkin carilah dahulu atau gunakan fasilitas yang disediakan konten lokal, seperti detik atau kompas untuk akses berita, plasa atau hotmail untuk email, maupun blogdetik ini untuk pilihan journal/blog anda. Dengan demikian, traffic atau lalu lintas data hanya akan terjadi antar ISP di dalam negeri, dengan kata lain kita tidak membuang-buang bandwidth kita untuk melakukan “perjalanan” jauh ke Amerika misalnya, hanya untuk membaca blog.

Mengakhiri tulisan singkat ini, saya hanya ingin menekankan bahwa Indonesia memiliki infrastruktur dan SDM yang cukup memadai. Jika kita mau sedikit “membuka mata” dan melihat disekitar, akan ada banyak hal yang bisa dimanfaatkan.

Renungkanlah.


dEekZ_

Read original post at betet blog



February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

Adakah sesuatu yang anda pikirkan? kalau memang ada, mengapa tak mengeluarkannya dalam bentuk tulisan ?
Apa untungnya? Secara verbal memang tidak ada, namun secara logika ilmiah dengan menulis akan mengurangi beban pikiran. Saya sendiri menganalogikan tulisan seperti kentut. Setiap orang pasti memiliki nya. Dikeluarkan dan biarkan orang-orang menikmati aromanya atau tetap menyimpannya, itu pilihan si empunya. Tapi percayalah, mengeluarkannya, dengan atau tanpa dinikmati orang lain, akan meringankan beban kita, atau dengan kata lain kita merasa lebih “nyaman”.

Lalu dari mana saya mulai menulis ? Pertama, pastikan dulu apa yang sedang mendominasi kepala anda. Hal-hal apa yang sedang terbersit di pikiran yang anda pikir layak untuk dikeluarkan. Nah dari situ lah seharusnya anda memulai tulisan itu. Jangan terlalu memusingkan aturan, grammar, tata bahasa, dan sebagainya, terkecuali jika anda sedang menulis skripsi.

Apapun nantinya yang akan keluar, itulah hasil karya anda dan bagaimana pun tanggapan orang terhadapnya, ah.. bodo amat. Blog ini diary digital Anda, jangan biarkan ada orang lain ikut campur dan mengatur anda dalam mengisi diary pribadi anda. Anda lah yang menentukan. Internet itu dunia yang unlimited yang tak memiliki penguasa, tidak ada pemimpin di internet, tak ada undang-undang manapun yang bisa membatasi apa saja yang boleh melintasi kabel tembaga atau fiber optik koneksi internet anda. jadi, jangan takut!

Jadi tunggu apa lagi, kembangkan imajinasi anda, nyalakan pc dan guncangkan dunia!

Di sebuah situs lokal saya menemukan kutipan kalimat yang cukup menarik,
It’s your choice: you are either being a loser or a winner. Being a loser is easy. Just sit down in the chair, behind your desk. And feel comfort with your hallucination of being “a great guy” which is actually not, as a matter of fact.[]


dEekZ_

Read original post at betet blog



February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

Berikut contoh ucapan salam & ekspresi:
- Ohayou gozaimasu (Selamat pagi)
- Konnichiwa (Selamat siang)
- Konbanwa (Selamat malam)
- Oyasumi nasai (Selamat tidur)
- Sayounara (Selamat tinggal atau Selamat jalan)
- Ja, mata ashita (Sampai jumpa besok, ya)
- Arigatou gozaimasu (Terima kasih)
- Doumo arigatou gozaimasu (Terima kasih banyak)
- Dou itashimashite (Sama-sama, Terima kasih kembali)
- Sumimasen (Maaf)
- Sumimasen (Permisi)
- Shitsurei desuga…(Permisi/Maaf…—> diucapkan sebelum bertanya tentang hal pribadi)
- Onegaishimasu (Minta tolong)
- Ogenki desu ka? (Apa kabar?)
- Gomen kudasai (”Permisi”, —> digunakan ketika berkunjung ke rumah orang lain)
- Irasshaimase (Selamat datang —> diucapkan pada tamu restoran, hotel, dll)
- Irasshai (Selamat datang —> dipakai pada waktu kedatangan tamu)

tsuzuku…(bersambung)

Di copy, paste dan edit dari http://good-stories.blogspot.com/2007/10/ucapan-salam-dan-ekspresi-dalam-bahasa.html

Arigatou gozaimasu

Read original post at ditto blog



February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

Hmm……

Pagi-pagi udah ada lumayan banyak kerjaan, salah satunya nge-load file *.swf dari html. Aku belum pernah ngerti apapun tentang flash, tapi sejak ada request dari si bos untuk mem-validkan beberapa script di sana. Setelah beberapa menit googling, akhirnya aku temukan kalo tag <embed> bukanlah tag yang valid untuk HTML4 dan aku udah buktikan itu. Kemudian aku main ke sini, daripada susah2 langsung aku copy aja source-code-nya. Akhirnya, sebagai catatan aja berikut source-codenya :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.0//EN”>
<html lang=“en”>
 <head>
  <title>Flash with OBJECT elements</title>
 </head>
 <body>
  <p>
   <object classid=“clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000″
           codebase=“http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0″
           width=“300″ height=“120″>
    <param name=“movie” value=“http://www.macromedia.com/shockwave/download/triggerpages_mmcom/flash.swf”>
    <param name=“quality” value=“high”>
    <param name=“bgcolor” value=“#FFFFFF”>
    <!–[if !IE]> <–>
    <object data=“http://www.macromedia.com/shockwave/download/triggerpages_mmcom/flash.swf”
            width=“300″ height=“120″ type=“application/x-shockwave-flash”>
     <param name=“quality” value=“high”>
     <param name=“bgcolor” value=“#FFFFFF”>
     <param name=“pluginurl” value=“http://www.macromedia.com/go/getflashplayer”>
     FAIL (the browser should render some flash content, not this).
    </object>
    <!–> <![endif]–>
   </object>
  </p>
 </body>
</html>

Akhirnyaaa….

Thanks to Hixie’s Natural Log

Read original post at ditto blog



February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

Read original post at dEekZ_ blog



February 06, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 06-02-2008

 

Survive
yeah.. inilah salah satu alasanku bangga padanya…

 

Read original post at althafunnisa blog