06 February 2008 - 19:25:33

Internet di warnet atau di rumah anda terasa lambat? Jangan buru-buru menyalahkan provider nya, tanya dulu diri anda sendiri. Apa yang paling banyak anda konsumsi sehari-hari? Jika anda terbiasa ber-email dengan yahoo mail atau gmail, berburu berita di www.news.com, atau bertransaksi di ebay atau amazon, maka tetap nikmatilah kecepatan akses yang anda miliki dan berhentilah mengomel.

Sedikit ilustrasi, internet yang anda (dan kita) nikmati setiap hari berasal dari sebuah internet service provider atau ISP. ISP ini menyalurkan koneksi internet dari backbone internet dunia ke PC atau laptop di hadapan anda. Ada ratusan ISP di Indonesia, dan kabar baiknya mereka saling terhubung satu sama lain, yang disebut dengan IIX (Indonesia Internet eXchange). Jadi jika anda adalah pelanggan ISP A, dan ingin mengambil suatu data atau konten dan pelanggan ISP B (dimana ISP A dan ISP B adalah ISP Indonesia) maka jalur yang ditempuh akan sangat dekat. Karena diantara ISP A dan ISP B saling berhubungan secara langsung. Akan berbeda cerita jika anda ingin mengambil suatu konten dari Amerika misalnya. Maka jalur yang akan ditempuh akan sangat jauh. Analogikan dengan perjalanan darat. Semakin jauh jarak yang ditempuh waktu yang diperlukan semakin lama juga bukan?

Nah, solusi cemerlang yang muncul ditengah mahalnya jalur internet internasional (yang sering dituding menjadi biang kerok mahalnya ongkos warnet) adalah dengan menggalakkan konten lokal.

Apa itu konten lokal? Dia adalah resource yang disimpan di ISP lokal. Singkatnya dengan memanfaatkan interkoneksi antar ISP atau IIX, maka mengangkses konten lokal akan sangat menghemat bandwidth kita, dan jelas sekali imbasnya adalah pada kecepatan akses yang akan kita peroleh.

Apa saja yang bisa menjadi konten lokal?
Email, news, blog, jurnal atau mesin pencari adalah source-source yang saya maksudkan. Saya sama sekali tidak melarang anda mengakses Yahoo, Google dan lainnya, karena saya sendiri pun melakukannya. Namun sebisa mungkin carilah dahulu atau gunakan fasilitas yang disediakan konten lokal, seperti detik atau kompas untuk akses berita, plasa atau hotmail untuk email, maupun blogdetik ini untuk pilihan journal/blog anda. Dengan demikian, traffic atau lalu lintas data hanya akan terjadi antar ISP di dalam negeri, dengan kata lain kita tidak membuang-buang bandwidth kita untuk melakukan “perjalanan” jauh ke Amerika misalnya, hanya untuk membaca blog.

Mengakhiri tulisan singkat ini, saya hanya ingin menekankan bahwa Indonesia memiliki infrastruktur dan SDM yang cukup memadai. Jika kita mau sedikit “membuka mata” dan melihat disekitar, akan ada banyak hal yang bisa dimanfaatkan.

Renungkanlah.


dEekZ_

Read original post at betet blog



Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: 

Warning: MagpieRSS: Failed to parse RSS file. (not well-formed (invalid token) at line 287, column 1065) in /home/wikusama/public_html/wp-content/plugins/wp-autoblog/rss_fetch.inc on line 237