Archive for February 8th, 2008
February 08, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 08-02-2008
Untuk kali kedua saya kecewa banget dengan Matrix 0855ku dari Indosat tersayang ini. Pertama kali waktu ke Afrika, mulai dari Ethiopia, apalagi Gabon….mak pet! ndak ada sinyal. Pernah dapet di Kamerun, tapi ndak bisa kirim SMS maupun telpon. Sekarang di Oman juga ndak dapet sinyal. Kebetulan pas lagi di antrian imigrasi ada beberapa pebisnis dari Indonesia […] Read original post at Ayah blog
February 08, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 08-02-2008
Disinilah kita sekarang beibi.. ^___^ Beruntung saya memiliki keluarga , teman’s , dan orang - orang terdekat yang masih sudi mengalirkan gemericik air agar saya sempat membasuh.
*** Read original post at http://oceansoblue.blogspot.com/2008/02/pebruari.html
February 08, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 08-02-2008
Tanggal 1 kemarin, seharusnya saya pergi ke salah satu negara di Timur Tengah untuk wawancara tatap muka dengan MD(Managing Director) salah satu operator seluler di negara itu. Visa dan tiket sudah tersedia, kebetulan mereka membelikan saya tiket pesawat Etihad yang saya belum pernah naik maskapai itu sebelumnya, paling murah siiih, hehehe. Read original post at Ayah blog
February 08, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 08-02-2008
Nulis nulis nulis.. Tahun baru imlek adalah momen yang sangat indah buat gw, bukan karena imleknya tapi karena merah cerah di kalender begitu meronanya. Momen sakral bagi para narapidana kantor, saat yang tepat untuk nganggur dan tidur. Start dari Kota Malang jam 5.30, cuaca hujan grimis. Perlahan-lahan motor gw mulai menggaruk aspal. Rute berangkat kita lewat Tumpang yang terkenal medannya tanjakan-tanjakan curam dan jalan licin, saking licinnya tiap kali ada suster lewat sini harus ngesot dulu. Disinilah awal mula terkenalnya suster ngesot. Demi menghemat waktu dan bensin, akhirnya kita libas juga jalan yang tak motorsiawi itu. Bener-bener offroad. Beberapa jam kemudian sebelum naik ke Bromo kita nyampe di Danau RanuPane yang bersebelahan dengan Danau RanuKumbolo. Mampir di sebuah rumah warga kampung sekitar, dengan biadab kita nyuruh itu orang pribumi masakin sarapan buat kita. Begitu makanan matang dan dipastikan tak ada racun, kami ber-15 pun segera mengeksekusi meja makan beramai-ramai. Terlihat dari jauh seperti adegan pemerkosaan. Sang pemilik rumah tak berani berkata-kata, tak berani mencegah kebrutalan Kelompok Pemerkosa Meja Makan Dari Malang (KPMMDM) Berlanjut menuju puncak Bromo.. Tak selang lama, lautan pasir tampak bromo di depan mata. Tak ada pohon, tak ada rumah, tak ada pos polisi, tak ada lokalisasi, tak ada selain pasir. Tak ada juga cowok seganteng gw. Akhirnya tiba juga di puncak bromo. Kali ini perjalanan harus berlanjut dengan sepasang kaki. Menaiki tanjakan-tanjakan, dan anak tangga yang bikin kaki di kepala, kepala di kaki. Itu kata Ariel Peterpan sahabat gw. Menjelang tiba di puncak, para pendaki dikejutkan oleh semburan belerang yang bikin batuk dan sulit napas. Akhirnya pak Bas (ketua gank kita) maksa kita untuk turun. Saatnya kita untuk pulang. Perjalanan kali ini begitu menantang dan menyenangkan. Lain kali kita jalan lagi ya bro.. nih gw kasih foto gw, ini asli. Tolong jangan disebar ke infotainmen, pliz.. Read original post at Kang Parmind blog |
|