Archive for March, 2008
March 31, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 31-03-2008
Beberapa waktu lalu saya pernah membahas tentang adat istiadat orang Jawa terhadap anak (bayi), sebuah prosesi sebagai pengejawantahan rasa syukur terhadap Tuhan serta sebuah tahapan-tahapan untuk menyiapkan keturunan agar menjadi manusia yang sebenar-benarnya manusia. Dalam kesempatan kali ini, saya akan membahas adat istiadat yang masih dilakukan masyarakat Jawa terhadap orang atau keluarga yang telah meninggal. Read original post at http://wiedjaya.wordpress.com/2008/03/31/penghormatan-ala-jawa-bagi-orang-mati/
March 31, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 31-03-2008
korupsi lembur ae kelangan dompet, trus lak koyok ngunu iku (korupsi milyaran) kelangan opo yo? Read original post at http://devie.wordpress.com/2008/03/31/korupsi/
March 31, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 31-03-2008
* hosh hosh hosh… Mbak Arfi, monggo silahkan duduk… Anu, mau minum apa ya? kopi, teh, sirup, jus, susu sapi, susu kedelai, susu kuda liar? monggo2… duduk dulu… mau dipanggilin tukang pijit?… hihihih, nyogok abis2an… :p Tantangan #4: Chocolate Swirl Meringues Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/03/31/kbb-chocolate-swirl-meringues/
March 30, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 30-03-2008
Wah, dah lama ni gw gak nulis artikel. Read original post at http://infonesia.info/2008/03/30/perbedaan-suka-sayang-dan-cinta/
March 30, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 30-03-2008
Menurut survei PERC tahun 2008 ini, pemberantasan korupsi di Indonesia selevel dengan Tiongkok. Meskipun untuk masalah punishment, bisa dibilang Indonesia kalah jauh dari negeri komunis itu. Tiongkok atau China berani menghukum mati para pelaku korupsi, sedangkan di negeri ini koruptor hanya dihukum penjara, itupun dengan jangka waktu yang bagi khalayak ramai dirasa […] Read original post at http://wiedjaya.wordpress.com/2008/03/30/koruptor-potong-saja/
March 30, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 30-03-2008
Menurut survei PERC tahun 2008 ini, pemberantasan korupsi di Indonesia selevel dengan Tiongkok. Meskipun untuk masalah punishment, bisa dibilang Indonesia kalah jauh dari negeri komunis itu. Tiongkok atau China berani menghukum mati para pelaku korupsi, sedangkan di negeri ini koruptor hanya dihukum penjara, itupun dengan jangka waktu yang bagi khalayak ramai dirasa […] Read original post at http://wiedjaya.wordpress.com/2008/03/30/koruptor-potong-saja/
March 30, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 30-03-2008
Cara Ngetes Cermin 2 Arah Read original post at http://wartel13.org/2008/03/30/hati2-kalo-ngaca-di-toilet-umum/
March 29, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 29-03-2008
Baru saja melihat berita ditemukan lagi beberapa kasus gizi buruk di Sulawesi Selatan. Sementara elit politik berantem dalam sengketa pilgub yang entah habis duit berapa karung, orang-orang alit(kecil) semakin terabaikan ditengah himpitan kondisi ekonomi yang semakin susah. Bahkan kalau ndak salah dengar ada bayi kembar tiga yang bobotnya tinggal 1,5kg. Terkadang saya juga bingung, apa […] Read original post at http://fahimi.org/?p=165
March 29, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 29-03-2008
An Opinion from three world Islamic leaders, including Indonesian Muhammadiyah’s Din Syamsuddin, about the Geerts Wilder’s hatred and provocative film. Another provocation IHT, Published: March 25, 2008
Wilders’s film is the latest in a series of provocations against Muslim communities in Holland, and against Islam in general. Its title, “Fitna,” is taken from an Arabic word meaning chaos and civil strife. It seems that this is also Wilders’s intended outcome in producing the work. He argues that most Dutch Muslims should leave Holland or tear up at least half the Koran if they wish to stay. He promises that his film will definitively show “the violent and fascist elements of the Muslim faith.” There is no doubt that a small number of criminal extremists have committed violence in the name of Islam in recent years. But they do not represent the overwhelming majority of Muslims. The Gallup poll also shows that the tiny minority of people who believe that violence can sometimes be justified rarely use religion or the Koran to support their views. Their reasons are mostly geopolitical. In other words, Wilders’s anti-Muslim ranting is not only racist, it is inaccurate. According to a discussion I’ve read, the film, which is not accurate, contains a short (targgetted-cut) scene which is intended to portrays how muslim are intollerant, racist, and hatred. Which we all knew is not Islam. Which we all understand is not the core of Islam. Openly speaking, all religions seems have a mall portions of radical followers, but they are not those religions means. Religions give a message of peaceful world to its follower. We don’t need another hatred or racist provocation. We need to build a better dialog. We need to build a better understandings. Read original post at http://arifwidi.com/2008/03/29/we-dont-need-another-provocation
March 29, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 29-03-2008
Kebutuhan manusia secara garis besar terbagi dalam 2 (dua) kategori, kehidupan duniawi (ragawi) dan kehidupan akhirat (rohani). Yang mana kehidupan duniawi bagi sebagian besar orang menjadi tolak ukur yang lebih penting dibandingkan kebutuhan rohani. Karena hasil akhirnya bisa langsung dirasakan dan dinikmati, berbeda dengan pemenuhan rohani yang baru bisa benar-benar dipanen saat manusia kembali kepada […] Read original post at http://wiedjaya.wordpress.com/2008/03/28/agama-nabi-adam-kejawen-sunda-wiwitan/ |
|