Archive for March 2nd, 2008
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Pagi itu 21 Februari 2008, suasana batinku cukup tegang. Sms terakhir dari mbak mengabarkan ada enam orang yang bakal datang ke Jakarta. Mereka adalah Bapak, Ibu, Mbak sendiri, Pak Dhe dan istri, serta Bu Lek. “Wah, mana muat Segenap jiwa dan raga serta upaya harus dimaksimalkan segera dan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Karena yang datang adalah tamu agung. Jadi wajib hukumnya untuk mendapatkan fasilitas dan pelayanan kelas VVIP. Akomodasi dan tetek bengeknya harus aku siapkan sebaik mungkin. Aku ndak mau mengecewakan mereka walau hanya setetes. Tamu harus dihormati dan dimuliakan, hal ini aku pelajari juga dari mereka. Untungnya kamar sebelah Pagi itu 23 Februari 2008. Stasiun itu masih terlihat seperti delapan tahun yang lalu. Hanya sedikit perubahan yang nampak. Bangunan loket di depan stasiun dan lantai pemisah jalur 1-3 dengan jalur 4-6 yang dikeramik tidak aku lihat delapan tahun yang lalu. Kebersihan, kenyamanan dan keruwetannya masih sama. Sebuah potret fasilitas umum untuk kaum tipis duit di kota termaju di negeri ini. Jauh dari kemewahan. “Aku dah nyampek Bekasi” sms dari mbak memberi kabar. Aku dan penjaga kos, biasa aku panggil Pak Dhe bergegas menuju stasiun. Selain jaga kos, Pak Dhe ini juga tukang ojek. Rencananya aku akan membonceng bapak, Pak Dhe mebonceng Pak Dheku, sedangkan para ladys naik taksi saja. Kok repot banget sih mas. Kenapa ndak nyewa dua taksi atau mobil saja sih. Pikiran itu sempat terlintas. Namun, kalau sewa dua taksi, siapa yang akan menjadi penunjuk arah nantinya. Yang tahu lokasi Kembali ke stasiun. Jam menunjuk pukul 8:30. Kereta itu sudah tiba. Ribuan penumpang keluar dari terowongan bawah tanah itu. Kesemrawutan semakin menjadi. Penumpang yang letih setelah menempuh perjalanan > 12 jam dengan orang-orang stasiun yang ingin memanfaatkan suasana tuk mencari rezeki tumplek blek jadi satu. Satu lagi cap jelek yang menempel. Orang tipis duit itu tidak bisa tertib. Menurut saya, cap seperti ini harus dilepas. Penumpang sudah sepi. Tamu agung belum juga terlihat. Dimanakah mereka. “Halo mbak, sampean nang endi?” tanyaku cemas. “Aku nang jalur enam, gawane akeh, awakmu mlebuo ae” sahut suara diujung sana. Bersama kecemasan yang ada, aku masuk ke terowongan itu. Jalur enam terletak paling ujung. Dari jauh aku lihat tamu agung. Segera kudekati mereka. Rasa letih dan capek nampak dari parasnya. Aku tidak kuat menatap wajah mereka. Ada cahaya yang kuat yang membuat mataku tertunduk. Disamping mereka, barang bawaan banyak sekali dan berat. Maklum, tamu agung akan menjadi utusan agung. Sehingga upeti yang dibawa sangat melimpah. Aku panggil tukang panggul dua orang, tarifnya Rp. 20 ribu. Sampai di depan stasiun sepertinya planning yang tadi gak bisa dijalankan. Mana mungkin bawa tamu agung plus upeti yang segudang ini dengan dua motor dan satu taksi. Di stasiun itu banyak orang menyewakan mobilnya. Setelah melalui proses tawar menawar yang cukup gampang akhirnya dengan uang Rp. 40 rb dapat mobil cary. Segera tamu agung dan aku masuk ke dalam mobil tersebut. Pak Dhe tukang ojek yang sudah lama menunggu di parkiran aku suruh pulang duluan. Entar balik lagi untuk mengambil motorku yang istirahat sebentar di parkiran stasiun. Dua puluh menit perjalanan, Alhamdulillah semuanya sudah tiba di apartemen kos dengan hati riang dan gumbira. Setibanya di kos para tamu agung bersantap bersama dengan nasi yang sudah aku sediakan. Setelah itu mereka beristirahat sebentar untuk memulihkan stamina. Ba’da Dzuhur mereka akan menjadi utusan ke rumah si adek. Read original post at sasongko blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Saya betul-betul ndak ngerti maksud dari pernyataan mbah Sajad seperti yang diberitakan Radar Kediri dibawah. Sumprit!!…saya bener-bener ndak ngerti. Ada yang bisa mencerahkan kelemahan daya cerna otak saya?? Read original post at Ayah blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Read original post at b8189uv blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Sebagai warga NU, paling ndak keturunane wong NU, belakangan ini saya sangat gerah melihat tingkah laku para pengurus NU dan banomnya dalam berpolitik praktis. Banyak diantara mereka yang menjadi calon wakil bupati/gubernur tetapi hanya berstatus non-aktif dari jabatannya di NU atau banom NU. Menurut saya ini merupakan perilaku politik yang sangat tidak jantan alias (maaf)banci. Read original post at Ayah blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Read original post at b8189uv blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 02-03-2008
HEhehhehhehe……. Sekarang kita mo buat movieclip yang bisa kita pindah ke sana ke mari, pada actionscript hal ini menggunakan fungsi startDrag n stopDrag.
Oke sekarang langsung aja kita coba script yang satu ini… 1. Kita buat halaman baru, lalu buat sebuah movieclip. pada contoh ini saya buat movieclip dan saya beri instance name dengan kupu Keterangan : …. kupu.onPress = function() { ==> saat movieclip kupu kita klik / press, Hmmmm, nih dia hasilnya, silahkan pindahkan kupu2 yang ada dengan drag n drop (klik lalu geser) Read original post at adim_sikiji blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
HEhehhehhehe……. Sekarang kita mo buat movieclip yang bisa kita pindah ke sana ke mari, pada actionscript hal ini menggunakan fungsi startDrag n stopDrag.
Oke sekarang langsung aja kita coba script yang satu ini… 1. Kita buat halaman baru, lalu buat sebuah movieclip. pada contoh ini saya buat movieclip dan saya beri instance name dengan kupu Keterangan : …. kupu.onPress = function() { ==> saat movieclip kupu kita klik / press, Hmmmm, nih dia hasilnya, silahkan pindahkan kupu2 yang ada dengan drag n drop (klik lalu geser) Read original post at adim_sikiji blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Kali ini kita akan membuat benda bergerak otomatis menggunakan actionscript. 1. Buat Halamn Baru , buatlah sebuah movieclip, lalu ber nama misal mobil. onCliptEvent ==> script ini merujuk pada movieclip,saat movieclip…. NIh hasilnya Klo mo dpet flanya download ja disini Read original post at adim_sikiji blog
March 02, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 02-03-2008
Nah sekarang nih kita belajar fungsi if else pada actionscript flash….
keterangan :
if (nah disini diisi kondisinya){
So langsung aja kita praktekin yawww…..
1.Pada frame 1 Kita buat dulu lima buah text
3. Untuk text input user beri nama variable dengan user, untuk input type password beri variable dengan pwd sedangkan untuk hasilnya (dynamic text) beri nama variable result 2.
on (release) {
Keterangan : secara nalar arti scrip tersebut adalah, jika user adalah sarunkgenk dan jika pwd adalah sarunggenk maka ke frame 2,jika user = sarunkgenk tapi pwd bukan sarunkgenk maka “maaf paswword anda salah”, dan jika user bukan sarunkgenk maka “maaf user anda tidak falid”
5. Buat layer baru, kasih nama action lalu pada frame 1 tuliskan actionscript stop ();
Selamat mencoba….. Read original post at adim_sikiji blog |
|