Archive for March 27th, 2008
March 27, 2008
No more lonely talking waiting for the phone.. No more lonely walking in the streets alone,
Today the sun is shining,cos’ since I meet you the sky seems so blue… ^___^
I‘m digging your love, I am forever in your arms can’t get enough… And I go crazy when you’re not here, I wanna follow you my friend to everywhere, I‘m digging your love…
Download
* Aduh mas “Bima”, aq kuangennn…. puooollllll…  He give me frostbite in my heart, somebody please tell me what i should do ?
Read original post at http://oceansoblue.blogspot.com/2008/03/im-gonna-digging-your-love.html
March 27, 2008
Pagi ini aku mendapatkan SMS dari seorang abang dari Kepulauan Riau, rekan tersebut adalah Abang Agus Salam, salah satu dari kepengurusan inti BKPRMI dari Kepulauan Riau. Beliau mengabarkan bahwa paket yang aku kirim melalui istriku pada hari Senin kemarin telah sampai dengan selamat disana. Sebagai kenang-kenangan dan ucapan terima kasih beliau, dalam waktu dekat akan dikirimkan bingkisan (oleh-oleh) kepadaku berupa buku dengan judul Gurindam 12, yang merupakan karya asli dari sastrawan di Kepulauan Riau sana.
Dikarenakan rasa penasaran akan apa saja mengenai Gurindam 12 ini, maka jari-jemariku pun langsung menari-nari diatas keyboard untuk mencari tahu dibelantara Internet ini, yang akhirnya tertambatlah pada halaman wikipedia.org yang berisi tentang detail tentang Gurindam 12 tersebut disini.
Berikut ini menurut informasi dari wikipedia.org tentang Gurindam 12 dan Raja Ali Haji secara garis besarnya (dikutip dari wikipedia.org).
Gurindam 12 merupakan puisi, hasil karya Raja Ali Haji seorang sastrawan dan Pahlawan Nasional dari Pulau Penyengat, Provinsi Kepulauan Riau. Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad (Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, ca. 1808- Riau, ca. 1873) adalah ulama, sejarawan, pujangga, dan terutama pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu lewat buku Pedoman Bahasa; buku yang menjadi standar bahasa Melayu. Bahasa Melayu standar itulah yang dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 ditetapkan sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia. Ia merupakan keturunan kedua (cucu) dari Raja Haji Fisabilillah, Yang Dipertuan IV dari Kesultanan Lingga-Riau dan juga merupakan bangsawan Bugis.
Karya monumentalnya, Gurindam Dua Belas (1847), menjadi pembaru arus sastra pada zamannya. Bukunya berjudul Kitab Pengetahuan Bahasa, yaitu Kamus Loghat Melayu-Johor-Pahang-Riau-Lingga penggal yang pertama merupakan kamus ekabahasa pertama di Nusantara. Ia juga menulis Syair Siti Shianah, Syair Suluh Pegawai, Syair Hukum Nikah, dan Syair Sultan Abdul Muluk. Raja Ali Haji juga patut diangkat jasanya dalam penulisan sejarah Melayu. Buku berjudul Tuhfat al-Nafis (”Bingkisan Berharga” tentang sejarah Melayu), walaupun dari segi penulisan sejarah sangat lemah karena tidak mencantumkan sumber dan tahunnya, dapat dibilang menggambarkan peristiwa-peristiwa secara lengkap. Meskipun sebagian pihak berpendapat Tuhfat dikarang terlebih dahulu oleh ayahnya yang juga sastrawan, Raja Ahmad. Raji Ali Haji hanya meneruskan apa yang telah dimulai ayahnya. Dalam bidang ketatanegaraan dan hukum, Raja Ali Haji pun menulis Mukaddimah fi Intizam (hukum dan politik). Ia juga aktif sebagai penasihat kerajaan.
Ia ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai pahlawan nasional pada 5 November tahun 2004.
Akupun kembali melanjutkan untuk mencari tahu seperti apakah Gurindam 12 itu. Ternyata isi dari Gurindam 12 tersebut sungguh amat luar biasa. Banyak sekali petuah bijak dan motivasi untuk manusia yang bisa kita ambil dari baris per baris dari Gurindam tersebut. Berikut ini isi dari Gurindam 12 yang aku dapatkan dari wikipedia.org.
Gurindam I
Barang siapa tiada memegang agama,
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.
Barang siapa mengenal yang empat,
maka ia itulah orang ma’rifat
Barang siapa mengenal Allah,
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.
Barang siapa mengenal diri,
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.
Barang siapa mengenal dunia,
tahulah ia barang yang terpedaya.
Barang siapa mengenal akhirat,
tahulah ia dunia melarat.
Gurindam II
Barang siapa mengenal yang tersebut,
tahulah ia makna takut.
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
seperti rumah tiada bertiang.
Barang siapa meninggalkan puasa,
tidaklah mendapat dua temasya.
Barang siapa meninggalkan zakat,
tiadalah hartanya beroleh berkat.
Barang siapa meninggalkan haji,
tiadalah ia menyempurnakan janji.
Gurindam III
Apabila terpelihara mata,
sedikitlah cita-cita.
Apabila terpelihara kuping,
khabar yang jahat tiadalah damping.
Apabila terpelihara lidah,
nescaya dapat daripadanya faedah.
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.
Apabila perut terlalu penuh,
keluarlah fi’il yang tiada senonoh.
Anggota tengah hendaklah ingat,
di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki,
daripada berjalan yang membawa rugi.
Gurindam IV
Hati kerajaan di dalam tubuh,
jikalau zalim segala anggota pun roboh.
Apabila dengki sudah bertanah,
datanglah daripadanya beberapa anak panah.
Mengumpat dan memuji hendaklah fikir,
di situlah banyak orang yang tergelincir.
Pekerjaan marah jangan dibela,
nanti hilang akal di kepala.
Jika sedikitpun berbuat bohong,
boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.
Tanda orang yang amat celaka,
aib dirinya tiada ia sangka.
Bakhil jangan diberi singgah,
itupun perampok yang amat gagah.
Barang siapa yang sudah besar,
janganlah kelakuannya membuat kasar.
Barang siapa perkataan kotor,
mulutnya itu umpama ketur.
Di mana tahu salah diri,
jika tidak orang lain yang berperi.
Gurindam V
Jika hendak mengenal orang berbangsa,
lihat kepada budi dan bahasa,
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
sangat memeliharakan yang sia-sia.
Jika hendak mengenal orang mulia,
lihatlah kepada kelakuan dia.
Jika hendak mengenal orang yang berilmu,
bertanya dan belajar tiadalah jemu.
Jika hendak mengenal orang yang berakal,
di dalam dunia mengambil bekal.
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.
Gurindam VI
Cahari olehmu akan sahabat,
yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru,
yang boleh tahukan tiap seteru.
Cahari olehmu akan isteri,
yang boleh menyerahkan diri.
Cahari olehmu akan kawan,
pilih segala orang yang setiawan.
Cahari olehmu akan abdi,
yang ada baik sedikit budi,
Gurindam VII
Apabila banyak berkata-kata,
di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
itulah tanda hampir duka.
Apabila kita kurang siasat,
itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
tidak boleh orang berbuat onar.
Gurindam VIII
Barang siapa khianat akan dirinya,
apalagi kepada lainnya.
Kepada dirinya ia aniaya,
orang itu jangan engkau percaya.
Lidah yang suka membenarkan dirinya,
daripada yang lain dapat kesalahannya.
Daripada memuji diri hendaklah sabar,
biar pada orang datangnya khabar.
Orang yang suka menampakkan jasa,
setengah daripada syirik mengaku kuasa.
Kejahatan diri sembunyikan,
kebaikan diri diamkan.
Keaiban orang jangan dibuka,
keaiban diri hendaklah sangka.
Gurindam IX
Tahu pekerjaan tak baik,
tetapi dikerjakan,
bukannya manusia yaituiah syaitan.
Kejahatan seorang perempuan tua,
itulah iblis punya penggawa.
Kepada segaia hamba-hamba raja,
di situlah syaitan tempatnya manja.
Kebanyakan orang yang muda-muda,
di situlah syaitan tempat berkuda.
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan,
di situlah syaitan punya jamuan.
Adapun orang tua yang hemat,
syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru,
dengan syaitan jadi berseteru.
Gurindam X
Dengan bapa jangan durhaka,
supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat,
supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai,
supaya boleh naik ke tengah balai.
Dengan isteri dan gundik janganlah alpa,
supaya kemaluan jangan menerpa.
Dengan kawan hendaklah adil supaya tangannya jadi kafill.
Gurindam XI
Hendaklah berjasa,
kepada yang sebangsa.
Hendaklah jadi kepala,
buang perangai yang cela.
Hendaklah memegang amanat,
buanglah khianat.
Hendak marah,
dahulukan hajat.
Hendak dimulai,
jangan melalui.
Hendak ramai,
murahkan perangai.
Gurindam XII
Raja muafakat dengan menteri,
seperti kebun berpagarkan duri.
Betul hati kepada raja,
tanda jadi sebarang kerja.
Hukum adil atas rakyat,
tanda raja beroleh anayat.
Kasihan orang yang berilmu,
tanda rahmat atas dirimu.
Hormat akan orang yang pandai,
tanda mengenal kasa dan cindai.
Ingatkan dirinya mati,
itulah asal berbuat bakti.
Akhirat itu terlalu nyata,
kepada hati yang tidak buta.
Sungguh merupakan karya besar yang masih tetap konsisten dan eksis untuk kita implementasikan di era modern saat ini. Disaat dimana sikap hedonis, materialistis, individualisme, korupsi dan segudang sifat-sifat tidak baik lainnya yang telah mengakar dan menjadi budaya di negeri ini.
Terima kasih yang sebesar-besarnya aku ucapkan kepada Bang Agus Salman atas bingkisan tersebut. Semoga saja bingkisan yang cukup berharga dari Bang Agus Salman tersebut yang merupakan warisan seni dan budaya dari negeri Indonesia ini, dapat berguna untuk aku sekeluarga, lingkungan dan siapapun juga pada umumnya. Amin.
Picture tribute to : wikipedia.org
Read original post at http://yudhiapr.blogdetik.com/2008/03/27/gurindam-dua-belas/
March 27, 2008
Attacks that consume your available Internet-facing bandwidth or overpower your router’s CPU can still take you offline.
Denial of a particular service will come in one of two forms:
- Complete consumption of a resource such as bandwidth, memory, CPU, file handles, or any other finite asset.
- Exploiting a weakness in the service to stop it functioning or causing the service to crash.
Begitu katanya onlamp, so daripada entar pusing², muntah², pucat karena kena DOS kan lebih baik kalau di benchmark dulu aja :P. Trik berikut sebenarnya digunakan untuk FreBSD 4.X dan 5.X, tapi skr ta coba juga di 6.X.. ya iseng² berhadiah.. [berhadiah komplain kalo ngga berhasil :P]
net.inet.tcp.msl=7500efines the Maximum Segment Life. This is themaximum amount of time to wait for an ACK in reply to a SYN-ACK or FIN-ACK, inmilliseconds. If the computer does not receive an ACK in this time, itconsiders the segment lost and frees the network connection.
net.inet.tcp.blackhole=2defines what happens when the systemreceives a TCP packet on a closed port. When set to 1, SYN packetsarriving on a closed port will be dropped without a RST packet being sent back.When set to 2, all packets arriving on a closed port are droppedwithout an RST being sent back. This saves CPU time, because packets don’t needas much processing, and outbound bandwidth, by not sending outpackets.
net.inet.udp.blackhole=1the system will drop all UDP packets that arrive on a closed port.
net.inet.icmp.icmplim=50This controls the maximum number of ICMP “Unreachables” and also TCP RST packets toreturn every second. It helps curb the effects of attacks that generate a lotof reply packets.
kern.ipc.somaxconn=32768limits the maximum number of concurrently open sockets.open sockets.
http://www.onlamp.com/pub/a/bsd/2004/06/24/anti_dos.html
Read original post at http://runia2001.blogspot.com/2008/03/mencegah-lebih-baik-daripada-pusing.html
March 27, 2008
Xixixi, katanya cuti baking? Iya cuti kok, ini pesenan hari Selasa kemarin, yang pesennya udah dari 2 minggu sebelomnya, hehehe… Tapi besok mulai bikin kue lagi, hehehe, dasar plin plan, kekeke… Tapi udah sembuh kok flunya, terima kasih doanya yaa… *ihhh emang ada yang ngedoain? wahahah…
Ini lilinnya, hehehe, lucuu aku sukaaa…
Bosan dengan spuit rumput?? Hahaha, […]
Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/03/27/barney-cake-for-amira/
March 27, 2008
Dua hari kemarin aku mendapatkan satu paket Telkomsel Flash berikut Kartu Halo Navigator dari Bang Ali melalui Bang Ewin dan Bang Zein. Paket ini aku terima guna menunjang proses update dan akses ke internetku dari mana saja. Maklum di dunia yang serba cepat ini, maka komunikasi dimana saja sangat dibutuhkan terutama dengan kondisi Jakarta yang selalu macet dimana-mana, maka daripada waktu habis buat mondar-mandir kesana sini, kenapa tidak nongkrong saja di warteg ataupun pojokan stasiun sambil menyalakan laptop dan akses internet melalui GPRS / HSDPA saja.
Kembali lagi ke Telkomsel Flash, kalo saya merujuk kedalam informasi yang ada di websitenya disini :
TELKOMSELFlash adalah layanan internet tanpa kabel (wireless) yang disediakan oleh TELKOMSEL untuk seluruh pelanggannya (kartuHALO, simPATI dan Kartu As). Layanan ini didukung dengan teknologi HSDPA/3G/EDGE/GPRS TELKOMSEL yang dapat menghasilkan kecepatan download sampai dengan 3.2 Mbps.
TELKOMSELFlash menawarkan suatu pengalaman baru dalam melakukan koneksi jaringan internet dengan kecepatan tinggi dan lokasi akses yang dapat dilakukan dimana saja dalam jaringan HSDPA/3G/EDGE/GPRS TELKOMSEL.
TELKOMSELFlash memberikan keuntungan-keuntungan kepada pelanggannya, yaitu :
MUDAH DIKONTROL
Dengan pilihan tarif berbasis waktu (time based) dan penggunaan kartu prabayar (simPATI atau Kartu As), anda bisa lebih mudah mengontrol penggunaan internet dan pengeluaran anda.
FLEKSIBEL
Anda dapat menggunakan & mendaftarkan kartu TELKOMSEL apa saja, baik kartuHALO, simPATi ataupun Kartu As.
KECEPATAN TINGGI
Anda dapat menikmat pengalaman akses internet dengan kecepatan hingga 3.2 Mbps pada jangkauan jaringan HSDPA TELKOMSELFlash.
JANGKAUAN JARINGAN YANG LUAS
Akses internet dimana saja dan kapan saja, dalam jangkauan jaringan 3G/HSDPA TELKOMSEL.
Setelah mendapatkan paket tersebut, maka aku segera coba koneksi TelkomselFlash ini menggunakan Windows XP dan Linux Fedora yang terinstall di laptopku ini.
Windows XP
Di OS buatan Microsoft ini, begitu kita colokkan Telkomsel Flash buatan Huawei ini di port USB, dia langsung keluar autorun proses installasi driver dan aplikasi guna menunjang koneksi HSDPA yang dimilikinya, berikut seting2nya. Semuanya tinggal klik next, next dan finish. Kemudian laptop otomatis akan restart untuk meload semua driver yang ada (ternyata didalam Telkomsel Flash ini terdapat semacam flashdisk (storage) dengan kapasitas 7 MB). Begitu Windows telah masuk kembali, kemudian muncul aplikasi Telkomsel Flash, yang nantinya kita tinggal klik tombol “Connect” yang nantinya langsung akan membuka browser default ke halaman depan dari Telkomsel Flash. Pada intinya menggunakan Telkomsel Flash di Windows Family adalah benar-benar “Plug and Play”.
Linux Fedora 8
Setelah sukses melakukan testing di Windows XP, sekarang aku akan mencoba si Telkomsel Flash ini di Linux Fedora yang menjadi OS sehari-hariku. Begitu Telkomsel Flash dicolokin ke port USB, Telkomsel Flash ini dianggap sebagai storage seperti layaknya flashdisk dengan kapasitas 7 MB. Setelah melakukan googling, ternyata harus diset secara manual untuk bisa menggunakan Telkomsel Flash di operasi linux. Berikut ini step by step nya :
1. Buka terminal, kemudian masuk sebagai user root dengan su
2. ketik wvdialconf, yang akan mengcreate file /etc/wvdial.conf dengan setingan default
3. buka dan edit file /etc/wvdial.conf menjadi seperti dibawah ini :
–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
OK
–> Sending: AT+CGDCONT=1, “ip” , “flash”
AT+CGDCONT=1, “ip” , “flash”
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT*99#
–> Waiting for carrier.
ATDT*99#
CONNECT
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Thu Mar 27 11:48:42 2008
–> Pid of pppd: 10456
–> Using interface ppp0
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> pppd: [10]�[14][08]`�[14][08]
–> Disconnecting at Thu Mar 27 11:49:12 2008
–> The PPP daemon has died: A modem hung up the phone (exit code = 16)
–> man pppd explains pppd error codes in more detail.
–> Try again and look into /var/log/messages and the wvdial and pppd man pages for more information.
–> Auto Reconnect will be attempted in 5 seconds
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Disconnecting at Thu Mar 27 11:49:18 2008
Ternyata untuk setting di Linux Fedora masih belum sukses dan membutukan sedikit trick-trick yg lainnya. Untuk sementara cukup sampai disini dulu, mo lanjut jagain pasar dulu … sambil searching di google kenapa error itu bisa terjadi. Adakah yang telah berhasil seting Telkomsel Flash di Linux ? sharing infonya donk.
Hasil testing yang aku dapatkan adalah di indikator network connection tercatat sedang terhubung kedalam jaringan 3,6 MBps, sedangkan untuk kecepatan rata-rata yang didapat dari hasil testing di speedtest.net adalah 380 KBps. Cukup lumayan dan cepat lah jika dibandingkand engan koneksi dialup biasa. 
Read original post at http://yudhiapr.blogdetik.com/2008/03/27/dengan-telkomsel-flash-bisa-berselancar-dimana-saja/
March 27, 2008
Tentang UU ITE nih, dapet informasi dari temen, situs depkominfo dihek di-hack barusan.
Perang sudah dimulai?
Bukannya efektif per 1 April yah? Ah pemerintah mah CEMEN!!
ternyata Ndoro Kakung Pecas Ndahe juga nulis…hihihiihihi
Read original post at http://seno.or.id/2008/03/27/uu-ite-eh/
|
|