Archive for July 15th, 2008

July 15, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 15-07-2008

Ketika cinta ini tlah berlabuh
Ketika rasa ini tak lagi mencari …
Bukan keterpaksaan, bukan juga memaksakan
Karena beginilah adanya, hadir begitu saja …

Ketika mentari kembali bersinar dengan terangnya
Tatkala rembulan tak lagi malu menampaknya sinar temaramnya
Begitu juga diriku … tak ada lagi ragu
Karena beginilah adanya, dirimu hadir begitu saja …

Mungkin mentari kan tenggelam digantikan sang bulan
Tapi tidak dengan rasa ini, cinta yang tak akan pernah terganti
Pasti waktu akan berganti dan ruang mungkin akan memisahkan
Tapi hati tak akan pernah tersekat
Hanya ada dirimu dan diriku

** Hidup ini begitu indah ketika kau hadir
Bukan dalam kesempurnaan
Tapi hadirmu membuatku merasa sempurna
Thanks for being my only love :)

Read original post at http://noteverend.blogspot.com/2008/07/karena-beginilah-adanya.html



July 15, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 15-07-2008

Untuk menghindari bunga dalam pembelian sepda motor, beberapa temen di tempat kerja melakukan arisan speda motor. Walaupun jika dicermati, yang untung adalah yang dapat giliran pertama, akan tetapi dengan azas saling membantu, rasa ikhlas ditimbulkan untuk bisa legowo dalam mengikuti arisan ini.
Adapun sistemnya adalah sebagai berikut :

Lama arisan 30 bulan
Besar angsuran arisan menurun per 4 […]

Read original post at http://catura.wordpress.com/2008/07/15/arisan-sepeda-motor/



July 15, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 15-07-2008

Jam menunjuk ke 00:00. Tiba-tiba kuterjaga dari tidur. Alunan musik dangdut dari rumah orang yang punya hajatan di komplek atas, bersahut-sahutan dengan sayup-sayup jaipongan di atas bukit, di atas Kali Cikeas -dua tempat yang berseberangan. Rupanya, musik-musik itu yang ikut membangunkanku.

Kulihat sebelah kiriku. Putriku, Sekar Ayu NakMas Pambayun tidur dengan pulasnya. Ekspresi tidurnya begitu merdeka! Sangat bebas. Tangan mengepal ke atas, kedua kakinya terbuka lebar seenaknya. Jika nyamuk datang menyergap, dia akan jumpalitan ke sana-ke mari. Terkadang posisinya berputar. Selimut pun dia singkirkan jika dikenakan di tubuhnya -padahal sambil tidur. Benar-benar sebuah gambaran “jiwa yang merdeka”!! Tadi, dia memang tertidur sebelum film kesayangannya “Make Way for Noddy” yang diputar setiap jam 21:30 usai.

Kupandangi sekali lagi wajah Pambayun yang tertidur pulas. Aku seperti memainkan syntax “mirror” dalam software AutoCAD. Bibirnya yang manyun, hidungnya yang pesek, alisnya yang tebal, bulu matanya yang lentik. Timbul getaran lirih dalam dadaku. Aku seperti melihat bayanganku sendiri. Sungguh sangat berbeda ketika dia sudah bangun. Yang tampak dominan adalah wajah mamanya.

Di saat musim kawin nyamuk seperti ini, tidurku terasa kurang karena harus sering-sering menjaga Pambayun dari gangguan nyamuk. Kupandangi sekali lagi Pambayun. Kucium dalam-dalam pipinya, dahinya, kepalanya, dadanya, punggungnya sembari kulafalkan Sholawat. Ini adalah kebiasaan yang kulakukan sejak dia masih di kandungan mamanya; baik di kala dia tidur ataupun tidak.

Suara nyamuk mengiang-ngiang di kamar belakang yang gelap. Kutinggalka Pambayun menuju ke kamar mamanya. Kucium perut mamanya yang sudah masuk di usia 37 minggu. Tendangan keras menyambut ciumanku. Sang “Putra Nahdlatul Wathan” itu sedang menikmati kehidupan di balik perut mamanya. Tendang di bagian perut atas-bawah, kanan-kiri. Mamanya masih saja tidur dengan pulasnya.

***
Anak-istri adalah rejeki yang luar biasa dan tak ternilai harganya. Mereka adalah harta yang tak terukur. Kebahagiaan, kesehatan, keberadaan mereka adalah kenikmatan, karunia Tuhan Yang Maha Kuasa! Mereka adalah titipan Tuhan, dan kita -kaum Adam/Bapak- adalah personal in charge atas amanah itu.

Keceriaan mereka adalah keceriaan kita. Kesedihan mereka adalah kesedihan kita juga. Mereka bukanlah sesuatu yang taken for granted; ada dengan begitu saja. Mereka tercipta (oleh Tuhan) untuk diriku, dan diriku diciptakan (oleh Tuhan) untuk mereka. Terkadang, kita merasa mereka ada dengan natural-alamiah, dengan sendirinya, sehingga kadang membuat kita tidak sadar dan lupa akan adanya sebuah amanah itu.

Sekali lagi, pandanglah anak dan istrimu di kala mereka tertidur pulas dengan segala ketidakberdayaan mereka. Tataplah dalam-dalam, ciumilah mereka, dan pahamilah posisi kita sebagai Ayah-Bapak, teman hidup, pembimbing, penjaga, kepala rumah tangga, suri-tauladan. dan apapun posisinya bagi mereka.

Semoga kita semakin cinta keluarga!
Amiin.

Pesanggrahan Bumi Ciangsana, 15 July 2008, 00:30.
(c) aGus John al-Lamongany

Read original post at http://pambayuns-father.blogspot.com/2008/07/112-harta-yang-tak-ternilai.html



July 15, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by on 15-07-2008

Setelah tiga bulan ngantor nenebng temen terus, akhirnya malu juga, dan berpikir untuk beli motor sendiri. Tanpa bekal pengalaman beli kendaraan baru, hanya baca - baca beberapa website yang menawarkan penjualan motor secara online dan juga informasi dari beberapa teman, ternyata belumlah lengkap sebagai modal untuk mendapatkan speda motor yang ideal.
Setalah masalah penyediaan dana usai, […]

Read original post at http://catura.wordpress.com/2008/07/15/beli-sepeda-motor-pilih-dealer-terpercaya/



July 15, 2008
Filed Under (Alumnus Blog) by Admin on 15-07-2008

Network time in Cisco router, all configuration about date, time, clock, calendar in Cisco router. in Cisco router divide two method network time : hardware clock, software clock.

# Hardware clock : date time from hardware component inside router, maintain use battery, battery-powered, like bios in computer system, so if router reload or off the clock still running as long as battery is ok
#

Read original post at http://awanetwork.blogspot.com/2008/07/network-time-service-cisco-router.html